Menyepi, Berfoto Bersama Kincir Angin & Menikmati Pantai Pandansimo Jogja

Jika Anda suka bertualang, cobalah sesekali ikuti alur sungai Progo yang alirannya dapat membawa Anda ke pantai Pandansimo.

Pantai yang letaknya berada di bagian paling barat kabupaten Bantul ini tak cuma memiliki keindahan alam, namun juga memiliki turbin angin yang baling-balingnya nggak pernah berhenti berputar.

Hamparan pasir di pantai ini memiliki warna yang cukup pekat seperti pasir di pantai Watu Kodok. Bedanya, pasir di Pandansimo tak banyak dihiasi bekas pijakan kaki para pengunjung. Wajar saja, karena pantai ini memang terhitung cukup jarang kedatangan tamu.

Sebelum memasuki kawasan pesisir, Anda harus terlebih dahulu melewati rerimbunan pohon cemara yang menutupi akses jalan masuk. Memang nggak selebat pohon cemara di pantai Goa Cemara, namun kehadiran pohon-pohon Cemara di pantai ini juga nggak bisa diremehkan, lho.

Tapi tenang saja, Anda bisa melewatinya dengan mudah karena sudah tersedia jalur khusus berupa jalan setapak yang memanjang dari jalan raya hingga ke lokasi pantai. Dengan demikian, Anda tidak perlu membelah rajutan tangkai Cemara untuk sekedar membuat jalan “baru”.

Menjelajahi Pantai Pandansimo

Menjelajah rute hingga habis, Anda akan sampai di ujung pesisir pantai yang berbatasan langsung dengan laut Hindia. Disini, rasa lelah Anda akan terbayar dengan pesona pantai yang luar biasa.

Belaian angin laut yang sejuk, gemuruh ombak yang menggelora, dan hamparan pasir hitam berkilau adalah sebagian kecil pesona pantai ini yang bisa Anda nikmati secara gratis.

Menghirup udara segar di sekitar pantai juga akan membantu Anda melemaskan otot pernapasan dan mengurangi lendir yang menghalangi saluran pernapasan. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda berlama-lama disini untuk mengembalikan fungsi paru-paru yang sudah sumpek dengan kondisi udara perkotaan.

Udara laut di pantai memang dikenal menyimpan banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya bisa menjadi terapi alami penderita penyakit asma.

Bagaimana tidak ? Angin yang berhembus di wilayah pantai mengandung banyak garam, iodin dan magnesium yang bisa berfungsi sebagai aerosol yang dapat merangsang reaksi imun organ pernapasan.

Dengan demikian, berlama-lama di pantai akan membuat organ pernapasan Anda bekerja lebih baik. Selain itu, sirkulasi udara di kawasan pantai juga jauh lebih lancar dibandingkan dengan perkotaan. Ketiadaaan gedung-gedung pencakar langit jadi salah satu alasannya.

Pantai Pandansimo Yogyakarta belum banyak dipadati oleh wisatawan. Sehingga Anda bisa menikmati udara bebas disini sepuasnya tanpa perlu merasa canggung berada di tengah keramaian.

Berjalan-jalan di sepanjang garis pantai juga dapat menenangkan pikiran Anda. Ada panorama sunrise dan sunset indah di pantai ini yang enak dipandang dalam waktu lama.

Puluhan Kincir Angin

Kincir angin pembangkit listrik di Pandansimo
Kincir angin by Myimage.id

Salah satu hal yang membedakan Pandansimo dengan pantai di Jogja lainnya ialah keberadaan turbin angin yang tak pernah berhenti berputar. Kincir angin tersebut punya peran cukup penting dalam membangun sistem penerangan di wilayah tersebut.

Sebagai penghasil energi listrik, kincir angin tersebut rutin memasok daya mulai dari 2,5 hingga 10 kilowatt setiap waktunya untuk menerangi rumah-rumah di sekitar.

Tetapi bagi para wisatawan, deretan kincir angin tersebut bisa jadi pemandangan yang indah bila di foto dari jarak jauh. Apalagi, wisatawan juga bisa berpose di bawahnya untuk mendapatkan hasil foto yang cantik.

Sudah mirip di Belanda belum ?

Lokasi Hotel Terdekat

1. Paddy D’Sawah Guest House

Hati-hati bila melancong ke pantai Pandansimo Bantul, pasalnya Anda bisa dibuat jatuh cinta dengan keindahan pantainya. Jika sudah jatuh hati, Anda tentu ingin menetap lebih lama, bukan ?

Apabila berkemah nggak menarik buat Anda, maka mencari tempat penginapan adalah solusinya. Anda bisa menghabiskan malam di Paddy D’Sawah Guest House yang letaknya 16 km dari pantai.

Agak jauh memang. Namun begitu sudah sampai lokasi, Anda akan langsung lupa akan rasa capeknya. Guest House ini punya desain yang unik. Desain yang dipilih mengangkat tema tradisional yang diperkuat dengan material bambu yang menutupi hampir seluruh bagian bangunan ini.

Berhiaskan lampion-lampion yang siap menerangi labirin Guest House di malam hari, tempat ini bisa jadi tempat yang nyaman untuk disinggahi.

Apalagi, Anda tidak perlu membayar mahal untuk menyewa satu ruang kamar. Paddy D’Sawah Guest House hanya membanderol harga kamarnya sekitar Rp. 160.000 per malam. Bagaimana ?

Paddy D’Sawah Guest House berlokasi di daerah Jogodayoh, Sumbermulyo, Bambang Lipuro, Bantul, Jogjakarta.

2. Puri Brata Resort & Gallery

Nggak cocok dengan saran hotel yang pertama ? Coba kunjungi Puri Brata Resort & Gallery yang letaknya hanya terpaut jarak sekitar 8,2 km dari pantai. Hotel bintang 2 ini menawarkan pelayanan yang cukup lengkap, mulai dari kamar yang bersih hingga koneksi WiFi gratis.

Menu sarapan yang dihidangkan setiap pagi juga cukup beragam. Meski begitu ada satu menu yang jadi favorit para pengunjung disini, yakni Mie Resik Goreng dan Wedang Kunyit Asem.

Selain menyajikan makanan tradisional yang menggugah selera, Puri Brata Resort & Gallery juga menyediakan spot-spot foto yang sayang apabila tidak dimanfaatkan secara maksimal. Spot foto tersebut dilengkapi dengan ornamen-ornamen pendukung seperti furnitur klasik serta beberapa lukisan khas Jawa, Madura, dan Bali.

Di depan juga ada taman minimalis yang dihiasi dengan pohon-pohon hijau berdaun lebat yang disusun jarang-jarang. Di bagian sela-selanya, terdapat set meja makan lengkap dengan kursinya yang dilengkapi dengan payung peneduh untuk melindungi wisatawan dari sengatan sinar matahari.

Puri Brata Resort & Gallery berada di Jalan Samas Kuwaru, Kalimundu, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Yogyakarta.

Baca : Keelokan alam pantai Glagah.

Rumah Makan Terdekat

1. Lesehan Mbak Tyas

Urusan perut merupakan naluri alami. Bila sudah keroncongan, mau tidak mau Anda perlu menghentikan segala aktivitas seru yang sedang dilakukan di pantai, entah itu bermain pasir, jalan-jalan, atau berjemur.

Tak perlu sedih, Anda tidak harus pergi jauh untuk menemukan rumah makan yang menyediakan makanan lezat.

Di pantai ini ada banyak warung makan yang bisa Anda singgahi ketika perasaan lapar menyerang. Jika Anda mau cuci mata dengan menu yang lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi Lesehan Mbak Tyas.

Lesehan Mbak Tyas menyediakan aneka menu hidangan seafood yang diolah dengan bumbu racikan sendiri agar memiliki cita rasa yang legit dan nikmat di mulut. Beberapa menu yang siap disantap ialah oseng lele, tumis udang, cah kangkung, balado kepiting hingga udang goreng lengkap dengan sambal merah menggoda.

Lokasi Pantai

Lokasi destinasi wisata pantai Pandansimo berada di daerah Ngentak, Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul, Yogyakarta.

Dari Jogja, Anda perlu menempuh perjalanan sejauh 31 km untuk bisa tiba di pantai ini. Namun karena pantai buka selama 24 jam, maka Anda dan keluarga bisa datang kapan saja tanpa perlu buru-buru.

Ayo Berikan Ulasan Anda

Berikan penilaian Anda untuk membantu wisatawan lain yang berkunjung.