Keunikan Pantai Glagah Kulon Progo : Dikelilingi Benteng Beton Tetrapod

Pantai Glagah adalah magnet kota Jogja. Berlokasi di daerah Kulon Progo, pantai ini punya ciri khas yang tak biasa dimana perairannya dipagari oleh tanggul pemecah ombak yang terbuat dari batu beton.

Dibangunnya tetrapod atau tanggul pemecah ombak di kawasan pantai ditujukan sebagai alat perlindungan untuk mencegah terjadinya abrasi dengan menahan ombak agar tidak sampai ke area pesisir.

Namun, di tengah-tengah fungsinya sebagai alat pencegah abrasi, tetrapod ini juga memiliki keunikan lain dimana bagian tengahnya dibangun sebuah jalan beton memanjang yang membawa Anda ke tengah laut.

Biasanya, pengunjung menyusuri jalan ini untuk sekedar melihat pemandangan atau memancing ikan. Namun, bila ingin memancing ikan di sekitar tetrapod, pengunjung perlu berhati-hati karena tempat ini berbatasan langsung dengan gelombang laut yang besar.

Ada spot memancing yang lebih aman nggak sih ? Ada kok, pantai Glagah Jogja memiliki dua spot memancing unggulan, yakni tetrapod dan laguna. Keduanya sama-sama jadi favorit wisatawan, hanya saja laguna letaknya lebih aman karena jauh dari serangan ombak.

Oleh karena itu, agar aktivitas memancing lebih aman, Anda disarankan untuk memancing di laguna agar terhindar dari resiko berbahaya. Lebih dari itu, suasana di laguna pantai juga sangat menunjang kegiatan tersebut. Jenis ikan yang ada di dalamnya juga lebih beragam, mulai dari jenis betik, belanak, betutu, nila hingga kakap bakau.

Meski tetrapod bukan tempat memancing yang aman, namun area ini bisa jadi spot selfie andalan wisatawan. Tak jarang, banyak orang mengabadikan momen liburan mereka dengan berpose di sini.

Selain itu, ada pula panorama cantik yang jadi favorit wisatawan, yakni ketika matahari mulai tenggelam dan pecahan ombak menyembur dari dasar tetrapod hingga menyebabkan gerimis yang percikannya tersebar kemana – mana. So stunning !

Laguna Pantai Glagah

Tetrapod di pantai Glagah
Tetrapod by Setapakpesona.blogspot.com

Tak cuma memiliki tetrapod yang khas, pantai eksotis di Jogja ini juga memiliki laguna yang indah. Namun laguna di pantai ini agak berbeda dengan di pantai lain yang biasanya dihalangi karang atau pasir. Laguna disini justru berada di daerah cekungan yang dibatasi oleh ilalang.

Cekungan tersebut terus dipenuhi oleh air laut yang terbawa ombak hingga menghasilkan telaga luas yang airnya relatif tenang bagaikan danau. Menariknya, tepian laguna tersebut dipenuhi dengan berbagai jenis rumput liar yang tumbuh sangat subur.

Karena perairannya relatif tenang, laguna tersebut dijadikan tempat hilir mudik perahu kayu, perahu kano, dan sampan kecil milik nelayan. Anda juga bisa berkeliling dengan menggunakan perahu-perahu tersebut asal mau membayar harga sewa yang telah ditentukan.

Tak perlu khawatir dengan ombak yang besar, air di laguna ini sangat tenang, sehingga cukup aman untuk dijelajahi baik oleh pengunjung dewasa maupun pengunjung anak-anak.

Stupa Cagar Budaya

Tak jauh dari lokasi pantai Glagah Kulon Progo, Anda akan menemukan sebuah situs bersejarah bernama Stupa Cagar Budaya yang di dalamnya tersimpan beberapa batu peninggalan. Orang-orang menamai salah satunya dengan Stupa Glagah.

Batu Stupa Glagah yang diketahui berasal dari abad ke 6 Masehi tersebut dulunya digunakan sebagai tempat pertapaan anak perempuan Bupati Kadipaten Sios, yaitu Nyi Sekar Kenanga.

Selain batu Stupa Glagah, ada juga batu Lingga dan Yoni ( simbol kesuburan Kadipaten Sios ). Hingga kini, batu berbentuk unik tersebut masih tersimpan di situs Stupa Cagar Budaya berdampingan dengan batu Stupa Glagah.

Agrowisata Kusumo Wanadri

Sebagai turis di kawasan ini, Anda bukan hanya akan disuguhi panorama pantai pasir hitam seperti di pantai Depok, namun juga keindahan taman Agrowisata Kusumo Wanadri yang sukses bikin hati berbunga-bunga.

Agrowisata Kusumo Wanadri dulunya hanya berupa ladang biasa yang dipenuhi dengan semak belukar dan rumput liar. Kemudian pada tahun 2003 seseorang mulai menata taman ini dan mengubahnya menjadi kebun buah Naga. Hal tersebut masih terus dipertahankan hingga kini. Bahkan, jumlah tanaman buah naga yang ada di kebun ini pun semakin bertambah.

Tenang saja, tidak cuma melihat, Anda juga bisa kok memetiknya sendiri dan menikmati kelezatannya bersama anak dan istri tercinta.

Biasanya, buah Naga yang ukurannya kecil akan di banderol dengan harga sekitar Rp. 15.000, sementara yang ukurannya lebih besar akan di banderol dengan harga dua kali lipatnya, yakni sekitar Rp. 30.000.

Jika ingin mendalami seluk beluk budidaya tanaman buah Naga, Anda bisa mempelajarinya lewat papan informasi yang ditempatkan di sekitar area kebun. Papan tersebut berisi tentang penjelasan singkat mengenai proses penanaman, perawatan, dan khasiat buah Naga.

Setelah mempelajari hal-hal tersebut, sekarang Anda jadi lebih pede deh untuk mempraktekkannya sendiri di rumah.

Usai icip-icip, jangan lupa untuk meluangkan waktu Anda dengan bermain di arena outbound dekat taman Agrowisata Kusumo Wanadri ya. Di sana Anda akan menemukan berbagai permainan seru, seperti voli pantai, futsal pantai, kano, flying fox dan lain sebagainya.

Baca : Keunikan pantai Siung Jogja.

Penginapan di Sekitar Pantai

1. Hotel Anugerah Wisata

Bermain di pantai tentu membuat Anda lelah. Oleh karena itu, Anda perlu tempat menginap yang nyaman dan mudah dijangkau seperti hotel Anugerah Wisata. Hotel yang jaraknya tidak begitu jauh dari pantai ini dapat di akses hanya dalam waktu 9 menit.

Meski fasilitasnya terbilang sederhana karena hanya ada TV dan beberapa kursi saja, namun hotel ini banyak difavoritkan oleh pengunjung karena lokasinya sangat dekat dengan pantai.

Selain itu, hotel ini juga memiliki area parkir yang cukup luas, akses WiFi gratis, dan memiliki restoran yang dapurnya siap bekerja selama 24 jam penuh. Hotel Anugerah Wisata berlokasi di Jalan Diponegoro, Glagah, Temon, Kulon Progo, Yogyakarta.

2. Lumintu Guest House

Menginap di Lumintu Guest House, Anda akan mendapatkan fasilitas yang lebih lengkap ketimbang di Hotel Anugerah Wisata. Setidaknya, Lumintu Guest House menyediakan fasilitas setara hotel bintang 2, mulai dari tempat tidur nyaman, selimut, TV layar datar, meja, dan toilet yang cukup bersih.

Lorong penghubung antar kamar juga di desain menarik dengan aksen timbul berbentuk motif batik yang menguatkan kesan Jawa.

Nuansa tradisional di buat makin classic dengan pemilihan warna dinding dan lantai yang tepat, yakni menggunakan warna cokelat kayu yang soft. Lumintu Guest House berlokasi di Glagah, Temon, Kulon Progo, Yogyakarta.

Lokasi Pantai Glagah

Pantai Glagah Indah berada di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Jogjakarta. Jika bertolak dari Bantul, Anda bisa memulai perjalanan dengan menempuh rute Bantul-Purworejo.

Lalu, sesampainya di persimpangan Palbapang, Anda bisa belok ke kanan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Jembatan Srandakan.

Setelah melewati Jembatan Srandakan dan menemui persimpangan lain, beloklah ke kiri dan ikuti petunjuk jalan yang mengarah ke pantai Glagah.

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.