Menikmati Berbagai Keunikan Alam Pantai Klayar Pacitan Bersama Keluarga

Pantai Klayar adalah salah satu geosite milik Pacitan yang namanya banyak diperbincangkan di media sosial. Masih dalam satu rangkaian dengan pantai selatan, pantai ini menawarkan pemandangan pasir putih yang menawan dan bentang alam yang indah.

Menuju pantai ini Anda akan dihadapkan pada kondisi jalan yang beragam, mulai dari jalan aspal yang cukup halus hingga jalan penuh lubang. Bila cuaca sedang tak bersahabat, maka jalanan bisa lebih sulit untuk dilalui karena kondisinya akan berubah menjadi lintasan berlumpur.

Tapi tak perlu khawatir, setelah memasuki area parkir yang letaknya cukup tinggi, Anda akan disuguhi gardu pandang yang menawarkan pemandangan indah pantai dari kejauhan. Dari situ dapat terlihat jelas bagaimana ombak saling berburu menuju bibir pantai dan menyisakan buih-buih di atas butir pasir yang lembut.

Tak hanya dirayu oleh pesona ombak yang bergulung-gulung di tepi pantai, Anda juga akan diajak mengamati keindahan tebing bermahkota pohon kelapa yang menjorok ke laut lepas.

Keelokan Pantai Klayar

Dilihat dari karakteristik permukaannya, pantai ini memiliki tepian yang cukup landai sehingga nyaman untuk dijelajahi. Sulit rasanya menahan hasrat untuk tak menjejakkan kaki di atas pasir lembut tersebut.

Wajar saja, sebab pasir di pantai Klayar Pacitan agak berbeda dari pantai di Jawa kebanyakan. Butirannya bahkan terasa sangat nyaman dan halus ketika bersentuhan dengan permukaan kulit.

Batu Sphinx

Karang mirip Sphinx di Mesir
Batu Sphinx by Wisatatempat.com

Pantai indah ini juga dikenal lewat keindahan gugusan batu karangnya yang disebut-sebut mirip dengan patung piramida Sphinx di Mesir. Gugusan karang yang memiliki bentuk ikonik ini mengapit sebuah laguna atau kolam kecil mirip estuari.

Menjorok ke tengah, bangunan alam yang berdiri teguh ini laksana sphinx yang berada di pusaran gelombang. Merapat di tebingnya, ada semacam pelataran yang dilengkapi dengan tangga besi untuk disusuri.

Anda bisa merambat naik ke pelataran Sphinx melalui tangga besi tersebut. Namun, Anda perlu berhati-hati karena gelombang yang ganas bisa saja merendam pelataran.

Masih dalam area yang sama, ada gugusan karang yang dihiasi dengan lubang-lubang kecil mirip rumah kepiting yang kerap dipenuhi oleh air laut. Biasanya pengunjung menyempatkan waktu untuk mengabadikan keunikan tersebut lewat lensa kamera mereka.

Sementara di sisi sebelah kanan ada karang dengan lubang cukup besar mirip lorong goa. Karang yang dikenal dengan sebutan karang bolong ini juga sering dijadikan obyek foto wisatawan lho. Anda juga tertarik mendokumentasikannya ?

Baca : Serunya mendaki gunung Kelud.

Seruling Samudera

Seruling samudera alami di pantai Klayar
Seruling samudera by Finroll.com

Di balik keindahan gugusan Sphinx, ada pula karang air mancur yang dikenal dengan sebutan Seruling Samudera. Karang ini selalu menimbulkan suara mirip seruling setiap kali air menyembur dari balik celahnya.

Pada saat ombak besar menyapu karang, air laut akan masuk ke sela-sela batu dan berhenti di dalamnya. Meski demikian, air tersebut tak benar-benar tenggelam.

Pada saat tak terduga air akan menyembur keluar dari celah karang dan menyebabkan bunyi khas seperti suara seruling. Bahkan, air yang memancar melalui celah tersebut bisa mencapai ketinggian 10 meter.

Mirip Tanah Lot

Ketika pandangan Anda tertuju pada air mancur yang menembus celah karang di balik gugusan Sphinx, ada hempasan gelombang yang terus menerjang bukit karang yang terletak di sekitar perairan.

Hempasan tersebut menyebabkan bukit karang membentuk bagian terpisah dari daratan yang mirip Tanah Lot dengan ukuran lebih kecil. Uniknya, gugusan kecil itu dikelilingi dengan pelataran punggung tebing berjenjang yang nampak seperti lempengan tangga.

Saat air sedang pasang, pelataran karang tersebut akan menampilkan panorama air terjun bertingkat yang indah. Sementara ketika airnya sedang surut, pemandangan air terjun akan berubah menjadi sebuah barisan tangga yang entah menuju kemana.

Selain Coban Rondo di Malang, penampakan air terjun unik di pantai ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang.

Menginap di Pantai Klayar

Pemandaan pantai di sore hari
Klayar by Achmadmuttohar.web.id

Tak hanya cocok dikunjungi siang hari, pantai Klayar juga cocok dikunjungi pada waktu malam hari. Lewat berkemah, Anda bisa menikmati keindahan pantai ini di bawah taburan bintang dan sinar rembulan. Sayangnya, sistem pencahayaan di sekitar pantai masih sangat minim, sehingga Anda perlu membawa lampu senter sebagai gantinya.

Selain pencahayaan, destinasi wisata di Jawa Timur ini juga punya masalah lain soal ketersediaan air tawar. Hal tersebut membuat Anda perlu menyiapkan perbekalan air mineral yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda selama berkemah di tempat ini.

Fasilitas Tersedia

Meski terkadang pantai ini berbagi fasilitas dengan Gua Gong, namun ada beberapa fasilitas yang khusus disediakan bagi wisatawan yang berkunjung ke sini, misalnya seperti musholla, toilet umum, dan area parkir yang cukup luas menampung mobil dan motor milik wisatawan.

Di sepanjang pesisir juga terdapat beberapa warung yang menyajikan berbagai menu masakan Indonesia. Menyantap makanan lezat sambil menikmati lanskap pantai yang eksotis tentu jadi hal yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama keluarga tercinta.

Lokasi Pantai

Lokasi pantai Klayar berada di desa Kalak, Donorojo, Pacitan, Jawa Timur. Jaraknya yang hanya terpaut 35 km dari pusat kota Pacitan membuat pantai ini cukup mudah di akses menggunakan kendaraan pribadi.

Untuk moda transportasi umum, Anda disarankan untuk menggunakan layanan transportasi online mengingat tak ada bus dengan rute khusus yang menuju ke lokasi pantai.

Jika datang berkelompok, Anda bisa menyewa bus untuk mengantar Anda dan kawan-kawan ke lokasi. Namun, karena rute menuju pantai ini terbilang padat, maka bus harus di parkir terlebih dahulu di areal parkir Gua Gong. Kemudian, perjalanan menuju pantai Klayar bisa dilanjutkan menggunakan odong-odong atau ojek.

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.