Yuk Berwisata Sejarah Ke Goa Pawon Sepanjang 38 Meter

Wisata Goa Pawon Padalarang

Wisata alam memang selalu menyajikan keindahan alam yang tak terkira. Ya, tentu saja hal ini menjadi nilai plus tersendiri bagi para wisatawan yang mengunjungi beberapa tempat wisata alam.

Indonesia, menjadi salah satu negara yang memiliki banyak sekali wisata alam. Bali menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal hingga ke seluruh dunia.

Namun, tahukah Anda jika Indonesia juga memiliki beberapa tempat lainnya yang juga menyimpan sejuta keindahan alam yang tak terkalahkan ?

Salah satunya terletak di Bandung, Jawa Barat. Bandung yang sangat terkenal dengan ikon Gedung Sate ini menyimpan sejuta keindahan termasuk destinasi wisata.

Wisata Sejarah Goa Pawon Padalarang

Dari berbagai macam destinasi wisata alam yang ada di Bandung, Goa Pawon menjadi salah satu destinasi wisata alam yang unik dan wajib untuk Anda kunjungi.

Tak hanya sebagai destinasi alam, akan tetapi tempat yang satu ini juga merupakan destinasi wisata sejarah.

Goa Pawon merupakan salah satu situs bersejarah yang ada di kota Bandung yang menyimpan banyak fosil manusia purba di dalamnya.

Beberapa fosil dari manusia purba tersebut diyakini merupakan nenek moyang dari suku Sunda.

Hingga saat ini, goa yang masih menyimpan beberapa kerangka manusia purba ini masih dijadikan objek penelitian oleh beberapa arkeolog.

Bandung memang salah satu kota terbaik di Indonesia yang menyimpan segala potensinya.

Jika Anda sedang berkunjung ke kota Bandung, belum lengkap rasanya jika Anda tidak mengunjungi tempat wisata di Padalarang yang satu ini.

Objek wisata sejarah tersebut ternyata tidak hanya menawarkan wisata sejarah saja, akan tetapi keindahan alam di lingkungan sekitarnya ataupun di dalam goa itu sendiri menjadi salah satu spot yang menarik untuk foto.

Goa Pawon terletak di ketinggian 601 meter di atas permukaan laut.

Dengan panjang goa yang mencapai 38 meter dan lebar kurang lebih 16 meter, ternyata menawarkan sebuah wisata sejarah yang sangat lengkap.

Anda tidak hanya dapat menemukan beberapa kerangka manusia purba saja, akan tetapi Anda juga bisa menemukan beberapa artefak seperti gerabak, perhiasan, spatula dan masih banyak yang lainnya.

Terdapat juga beberapa peralatan manusia purba.

Dengan mengunjungi Goa Pawon, Anda akan belajar banyak sekali sejarah tentang kehidupan manusia purba pada zaman dahulu.

Mulai dari tidur, berburu, makan serta beberapa kegiatan yang dilakukan pada masa itu. Nah, tepat sebelum Anda masuk ke dalam bibir goa, Anda akan disambut dengan beberapa kera yang ada di sepanjang jalan.

Ada juga tangga kecil yang terbuat dari kayu dan digunakan untuk tempat berpijak hingga ke dalam lambung gua.

Anda juga tak perlu khawatir karena di Goa Pawon sudah ada petugas yang bersedia untuk membantu para wisatawan naik turun tangga.

Ukuran bibir Goa Pawon bisa di bilang cukup besar, Anda juga dapat menemukan beberapa ruangan besar di dalamnya.

Saat Anda masuk ke dalam goa, Anda akan disuguhi ribuan kelelawar yang ada di langit-langit gua. Jika Anda memasuki ruangan pertama, Anda akan disuguhi dengan bau yang tidak sedap yang berasal dari kotoran kelelawar.

Jika Anda tidak tahan dengan baunya, Anda mungkin bisa membawa masker.

Pada setiap sudut ruangan, terdapat beberapa fosil manusia purba yang sudah diberi batas dengan menggunakan pagar pengaman.

Goa yang satu ini juga tidak terlalu gelap karena cahaya matahari masih bisa masuk dengan mudahnya.

Terdapat juga sumur Bandung yang merupakan kolam kecil yang dalam.

Keindahan alam yang ada di Goa Pawon memang tepat untuk digunakan sebagai tempat foto. Hal ini karena beberapa tempat yang ada di dalamnya sangat instragamable.

Baca juga : Bermain dengan rusa di Ranca Upas

Penutup

Untuk biaya masuk ke dalam Goa Pawon terbilang sangat murah, Anda hanya dikenakan biaya Rp. 6.000 dan biaya parkir sebesar Rp. 2.000 saja.

Wisata sejarah tersebut terletak tepat di bawah Stone Garden yakni di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Jika dari pusat kota, waktu perjalanan yang harus Anda tempuh sekitar 1 hingga 2 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 25 kilometer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *